Festival Komputer Indonesia
Jogjapedia, Jogja -- Pameran Komputer hadir lagi di Kota Jogja tercinta dengan judul Festival Komputer Indonesia bertempat di JEC. Jargon yang diusung dalam festival kali ini yakni Gelegar Pesta Komputer dengan harapan even ini benar-benar menggelegar baik dari pengunjung yang ditargetkan mencapai 200.000 orang dan penjualan yang dikirakan bisa mencapai puluhan milyar rupiah. Kalau dihitung dari uang tiket masuk saja bisa jadi menembus 600.000.000 -- 850.000.000 (enam ratus -- delapan ratus limapulluh juta rupiah) dengan itungan harga tiket masuk 3.000 hari biasa, 5.000 hari Sabtu Minggu.
Malam ini saja (Jum’at malam) ngantrinya orang yang mau nonton komputer yang dipestakan layaknya antri mau nonton pilem terlaris sampai-sampai diperlukan panitia khusus penjual tiket di luar box. “Ayo..ayoo…tiket tiket… harga sama tidak perlu antri…”, begitu teriak mas-mas panitia. Bagi yang terdesak hasrat nontoni komputer bisa langsung beli tanpa berdiri mengular antri, tapi bagi yang masih berhasrat melihat mbak-mbaknya penjaga ticketbox yang bersaput gincu dan bedak silahken saja tetep ngantri. ”Wis ngantri kene wae lah, aku arep ndelok mbake sik ayu..”, demikian celetuk salah satu pengunjung ketika diajak temannya untuk beli tiket di luar ticket box.
Selain suasana penjualan tiket yang rame ada juga yang unik di FKI kali ini, yaitu parade mural.
Mural dilukis diatas kanvas berupa papan triplek dan dijajarkan sepanjang dinding antara pintu masuk sampai pintu keluar dengan ragam rupa, mulai dari yang bergaya tekno, romantis, plesetan, cinematik, sampai abstrak. Mulai dari “Mencintaimu secara digital” sebagai ungkapan merasuknya jejaring sosial, lalu “skill menjilat penjual cpu agar dapat diskon khusus” menyarankan bagaimana bertransaksi, terus “suii….! lemott blonjo njo cyiin…” sebagai ajakan belanja perangkat baru, ada lagi “NOT RESPONDING, Please repair your face before continue this program” seperti sindiran bagi user komputer yang gaptek. Masih banyak lagi lainnya yang unik unik dan membuat mau tak mau senyum simpul atau kaget misuh.
Parade Mural Festival Komputer Indonesia 2011

Penjaga Motor alias tukang parkir setia sampai akhir acara baru selesai kerja jam 12 malam

FB (Field Boy) alias petugas kebersihan menjelajah semua area untuk membersihkan sampah bekas kenakalan pengujung














